Tahapan Pemilu 2024 Resmi di Luncurkan, Ketua KPU Sarolangun: Kita Siap!
Sarolangun, kab-sarolangun.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara resmi telah melakukan peluncuran tahapan pemilu 2024, Selasa (14/06) malam. Bertempat di halaman gedung kantor KPU RI, peluncuran dihadiri oleh pimpinan KPU RI, pimpinan DKPP RI, pimpinan Bawaslu, pimpinan DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Perwakilan Partai Politik serta Ketua KPU Provinsi se-Indonesia. Selain itu acara tersebut juga disaksikan oleh anggkota dan sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia melalui kanal Youtube dan Zoom Meeting.
Peluncuran tahapan Pemilu ditandai dengan dibunyikannya tombol sirene oleh Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari bersama Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri beserta jajaran komisioner KPU Kabupaten Sarolangun turut menyaksikan peluncuran tahapan pemilu tersebut melalui acara nonton bareng di aula kantor KPU Sarolangun. Nonton bareng dihadiri juga Kepala Kantor Kesbangpol Sarolangun Hudri, Kasi Datun Kejari Sarolangun Tengku Reza, Ketua Bawaslu Sarolangun Edi Martono, Kabag OPS Polres Sarolangun Kompol A Bastari Yusuf, Danramil 04-Sarolangun Mayor Abdul Aziz, Kabag Pemerintahan Kabupaten Sarolangun Deni, serta para pimpinan Parpol di Kabupaten Sarolangun.
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam sambutannya mengatakan bahwa Azas pemilu selain dari pada menciptakan demokrasi yang jujur, bersih dan adil, akan tetapi juga dilaksanakan setiap lima tahun sekali yang tentunya harus dilaksanakan secara baik.
Maka dari itu ia pun menegaskan bahwa pentingnya komitmen bersama seluruh pihak terkait dalam mewujudkan demokrasi yang mengedepan azas musyawarah dan mufakat bersama yang dibalut dalam wujud bhinneka tunggal Ika.
“Pemilu dan pilkada adalah terjadinya konflik yang sah dan dianggap legal untuk menguasai kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan. Musyawarah dan mufakat harus dikedepankan dalam pemilu, sebagai arena musyawarah besar rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin yang tetap dalam konteks ke bhinnekaan tunggal Ika,” katanya.
Hasyim juga menambahkan dalam pemilu ada peserta pemilu, yang memilih dan proses pemilu. Oleh karena itu, menjadi tugas semua pihak untuk memastikan bahwa apa yang menjadi pilihan rakyat tetap terjaga sampai penetapan.
“Anggota KPU dilarang menjadi bagian faktor penyebab konflik melainkan sebagai manajer konflik,” kata dia menambahkan.
Sementara itu, Ketua KPU Sarolangun Muhammad Fakhri mengatakan bahwa setelah dimulainya tahapan pemilu 2024 ini, pihaknya siap melaksanakan seluruh rangkaian tahapan pemilu yang dimulai pada 14 Juni 2022 ini.
“Sesuai amanat undang-undang, tanggal 14 Juni 2024 adalah hari dimulainya Tahapan Pemilu 2024, terhitung 610 hari (20 Bulan) sebelum pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan, tepatnya tanggal 14 Februari 2024. Secara umum kita sudah siap melaksanakan tahapan ini,” tegas Fakhri. (Dayat/humas KPU Sarolangun/Jumadil/editor)